Artikel
POTENSI PADI HITAM DUSUN WATUPAYUNG DESA KAREKAN BANJARNEGARA
Gambar 1. Padi Hitam sebelum digiling, Senin (10/07/2023)
Padi merupakan makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia. Padi yang umum dikonsumsi masyarakat merupakan padi berwarna putih namun padi tidak hanya berwarna putih tetapi juga memiliki jenis lain yaitu padi merah, padi hitam, padi coklat, dan padi ungu. Jenis padi hitam saat ini banyak dicari terutama oleh penderita diabetes karena rendah karbohidrat dan tinggi serat. Padi hitam merupakan padi yang memiliki kandungan kulit biji yang kaya akan nutrisi dan antioksidan. Antioksidan berupa antosianin yang terdapat pada padi hitam merupakan yang paling banyak diantara padi jenis lain. Antosianin berfungsi melawan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh sehingga dapat terhindar dari penyakit kronis.
Padi hitam merupakan salah satu komoditas unggulan dari Banjarnegara khususnya Desa Karekan. Padi hitam ini merupakan varietas lokal asli Desa Karekan yang dibudidayakan oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Maju. Desa Karekan terkenal sebagai sentra padi hitam dengan beberapa varietas lokal yaitu Ketan Hitam, Ketan Tunjung Biru, Cempa Glatik, dan Dalem Bentik didapatkan secara turun temurun dari nenek moyang. Jenis padi hitam tersebut hanya ada di Desa Karekan. Ketersediaan padi hitam ini sangat langka dikarenakan beberapa faktor yaitu siklus tanam, umur tanam, minat petani, dan pemanfaatan teknologi yang masih minim.
Padi hitam hanya memiliki siklus tanam sekali dalam setahun. Penanaman dimulai bulan januari dan masa panen pada bulan juni. Umur tanam padi hitam relatif lebih lama daripada padi jenis lain. Proses penyemaian sampai masa panen membutuhkan waktu sekitar 6 bulan. Penyiapan lahan untuk penanaman padi hitam sampai penyemaian membutuhkan waktu 2 bulan atau sekitar 60-70 hari. Proses selanjutnya yaitu waktu tanam selama 4 bulan. Waktu yang dibutuhkan tersebut lebih lama dari padi biasa yang memiliki waktu produksi singkat yaitu 3-5 bulan. Padi hitam memiliki harga yang jauh lebih tinggi yaitu sekitar Rp 30.000/kg dibandingkan beras biasa yang berada di kisaran Rp 12.000/kg meskipun begitu akibat masa produksi yang lama menyebabkan minat petani yang rendah untuk menanam padi hitam karena faktor ekonomi pada beras biasa perputaran uang lebih cepat. Namun, beberapa petani masih menanam padi ini setiap tahun dengan luas 5-6 hektar agar jenis padi hitam tidak punah karena apabila terlewat satu kali siklus tanam maka benih padi sudah tidak dapat tumbuh di siklus tanam selanjutnya.
Proses produksi padi di Dusun Watupayung masih minim penggunaan teknologi sehingga menemui beberapa kendala saat penggilingan karena alat yang digunakan berbeda dengan alat giling beras lain. Alat giling untuk padi hitam harus dibuat khusus agar kulit ari padi dapat terlepas secara sempurna. Pembuatan alat giling khusus padi hitam membutuhkan dana yang besar sehingga belum dapat dijangkau oleh kelompok tani maju. Oleh karena itu, kelompok tani maju sudah pernah meminta bantuan kepada Dinas Pertanian Kabupaten Banjarnegara dan sudah mendapatkan perhatian namun sampai artikel ini dibuat masih belum ada tindak lanjut lebih jauh.
Gambar 2. Ani-ani untuk Proses Pemanenan Padi Hitam, Senin (10/07/2023)
Padi hitam termasuk jenis padi non rontok sehingga proses pemanenan padi hitam harus menggunakan anai-anai. Beberapa hal diatas menyebabkan produksi padi hitam Desa Karekan masih sangat terbatas. Produksi padi hitam Desa Karekan hanya sekitar 8 ton/hektar yang berarti hanya sekitar 40 ton per hektar dalam satu tahun. Jumlah tersebut jauh dibawah produksi beras lain yang berkisar jutaan ton setiap tahunnya.
Padi hitam merupakan salah satu aset penting dari Desa Karekan yang sangat rentan punah apabila tidak dirawat dengan baik. Kelompok tani maju sebagai satu-satunya yang membudidayakan padi hitam khas Desa Karekan berharap mendapatkan bantuan berupa penyuluhan dalam proses produksi dari pemerintah terutama dinas pertanian sehingga tidak punah apalagi banyak manfaat yang didapatkan saat mengkonsumsi padi hitam. Selain itu, produksi dapat meningkat dan padi hitam menjadi lebih dikenal oleh masyarakat luas.