Artikel
PENYULUHAN SIKLUS BIRAHI PADA DOMBA DAN KAMBING OLEH MAHASISWA KKN-T INOVASI IPB DI DESA KAREKAN
Gambar 1. Tim Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB melakukan penyuluhan siklus birahi pada kambing dan domba, Minggu (23/07/2023)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik dan Inovasi IPB University yang tergabung dalam tim melakukan penyuluhan siklus birahi pada domba dan kambing di Peternakan salah satu warga Desa Karekan. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari minggu, 23 Juli 2023. Kegiatan ini diikuti oleh peternak dari beberapa Dusun di Desa Karekan. Tujuan dilakukan penyuluhan siklus birahi ini untuk menambah pengetahuan masyarakat terkait siklus birahi sehingga dapat mengatur waktu kawin dan meminimalisir kegagalan reproduksi pada domba dan kambing. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa KKN-TI IPB jurusan kedokteran hewan dan peternakan.
Siklus birahi merupakan jarak waktu terjadi birahi hingga terjadi birahi kembali pada domba dan kambing. Birahi merupakan aktivitas domba dan kambing betina yang memperlihatkan gejala ingin kawin disebabkan domba dan kambing tersebut sedang tidak bunting. Domba dan kambing dapat dikawinkan ketika sudah mencapai umur 1 tahun. Pada domba siklus birahi terjadi selama 15- 17 hari dengan lama birahi 24- 36 jam. Pada kambing siklus birahi terjadi selama 21 hari dengan lama birahi 24- 36 jam.
Gambar 2. Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB melakukan pengecekan birahi pada domba
Siklus birahi terbagi menjadi 4 fase, yaitu proestrus (persiapan birahi), estrus (birahi), metestrus, dan diestrus (akhir siklus birahi). Proestrus (persiapan birahi) memiliki ciri- ciri alat reproduksi (vulva) membengkak, mengeluarkan sedikit lendir yang transparan, dan alat reproduksi (vulva) masih terlihat ketat. Fase proestrus terjadi selama 2 hari. Secara tingkah laku, domba dan kambing akan saling menaiki betina.
Estrus (birahi) memiliki ciri- ciri alat reproduksi (vulva) membengkak, selaput pada alat reproduksi (vulva) berwarna merah, dan mengeluarkan lendir transparan yang lebih banyak dari fase proestrus (persiapan birahi). Fase ini terjadi selama 24- 36 jam. Secara tingkah laku, ketika domba dan kambing betina dinaiki oleh pejantan, maka domba dan kambing betina hanya akan terdiam.
Metestrus merupakan fase setelah berakhirnya fase estrus (birahi). Ciri- ciri yang terjadi pada fase metestrus adalah alat reproduksi (vulva) sudah tidak membengkak, lendir transparan yang keluar berkurang dari fase estrus, dan betina akan menolak pejantan untuk kawin, Metestrus terjadi selama 5 hari pada kambing maupun domba.
Diestrus merupakan fase berakhirnya siklus estrus (birahi). Ciri- ciri yang terjadi pada fase diestrus umumnya tidak terjadinya aktivitas kelamin, tidak adanya kebuntingan, dan hewan umumnya lebih tenang.